Kerusakan Hutan Magrove Persisir Kepulauan Meranti Membuat Kapolda Riau Marah

Berantaspos.com - Kerusakan hutan mangrove di pesisir pantai Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, sempat membuat Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, marah.

Irjen Herry dibuat geram, karena ada sekitar 16.000 hektar hutan mangrove yang dirusak untuk dijadikan arang. Parahnya lagi, arang diekspor ke luar negeri.

Menindaklanjuti kasus tersebut, tim Subdit IV Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, telah menangkap tiga orang pelaku. Dua orang diantaranya adalah cukong pengusaha arang.

Kapolda Riau sebelumnya telah mengeluarkan ultimatum keras terhadap para pelaku pembabat mangrove, yang merusak ekosistem pesisir dan mengancam masa depan wilayah Riau

Ia menegaskan bahwa menjaga mangrove merupakan bagian dari komitmen "Green Policing" dalam melindungi kelestarian lingkungan. 

"Menjaga mangrove berarti menjaga masa depan pesisir Riau. Tidak boleh ada lagi keuntungan ekonomi yang dibangun di atas kerusakan lingkungan," ucap Herry kepada wartawan beberapa hari lalu.

Berita selengkapnya baca di:https://regional.kompas.com/read/2026/05/06/161736578/kapolda-riau-geram-16000-hektar-mangrove-meranti-dirusak-jadi-arang-untuk

Post a Comment

Previous Post Next Post

Pemasangan Iklan Hubungi WA: +62 822-8485-4538

Pemasangan Iklan Hubungi WA: +62 822-8485-4538

نموذج الاتصال