Sopir Ekspedisi Ditemukan Tewas Terikat di Dalam Mobil Box, Tiga Pelaku Ditangkap

Berantaspos.com
PEKANBARU – Misteri kematian seorang sopir ekspedisi berinisial HS yang ditemukan tewas mengenaskan di dalam mobil box ekspedisi di Jalan SM Amin, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian.

Tim gabungan Satreskrim Polresta Pekanbaru bersama Ditreskrimum Polda Riau 
berhasil menangkap tiga orang pelaku yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan berencana tersebut. Sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Kapolresta Pekanbaru, Muharman, mengungkapkan korban ditemukan meninggal dunia pada 3 Mei 2026 dalam kondisi mengenaskan di dalam kendaraan ekspedisi yang dikemudikannya.

“Korban ditemukan dalam kondisi tidak wajar, tubuh terikat dan bagian wajah hingga kepala dilakban,” ujar Muharman, Minggu (24/5).

Terungkapnya kasus ini bermula dari kecurigaan pihak perusahaan ekspedisi terhadap pergerakan GPS kendaraan yang dinilai tidak sesuai dengan jalur pengiriman. Truk tersebut seharusnya melakukan perjalanan dari Medan menuju Lampung, namun sinyal GPS justru terdeteksi berputar-putar di wilayah Riau sebelum akhirnya hilang.

“Pihak perusahaan merasa curiga karena kendaraan tidak bergerak sesuai rute. Setelah sinyal GPS hilang, laporan langsung disampaikan ke Polsek Payung Sekaki,” jelasnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi melakukan penelusuran terhadap titik terakhir GPS kendaraan. Hasilnya, mobil box ditemukan berada di sebuah bengkel di kawasan Pekanbaru. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan jasad korban di dalam kendaraan.

Dari hasil penyidikan sementara, polisi menyebut motif pembunuhan diduga karena para pelaku ingin menguasai dan menjual muatan barang ekspedisi demi memperoleh keuntungan pribadi. Namun, rencana tersebut belum sempat dijalankan lantaran kasus lebih dulu terungkap oleh aparat kepolisian.

Saat ini, polisi masih terus melakukan pengembangan kasus serta memburu satu pelaku lainnya yang masih buron.
(Sulastri)

Post a Comment

Previous Post Next Post

Pemasangan Iklan Hubungi WA: +62 822-8485-4538

Pemasangan Iklan Hubungi WA: +62 822-8485-4538

نموذج الاتصال