Program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman otentik Jakarta (experiential journey) melalui perpaduan kemewahan layanan hospitalitas berskala dunia, kekayaan tradisi, serta daya tarik atraksi urban metropolitan yang khas. Selama kegiatan berlangsung, para delegasi diajak menjelajahi estetika kota menggunakan Open Top Tour, menelusuri narasi sejarah di kawasan Kota Tua dan Museum Fatahillah, hingga berpartisipasi langsung dalam aktivitas membatik tradisional di Museum Tekstil Jakarta.
Melalui rangkaian agenda yang terkurasi tersebut, para peserta dapat merasakan langsung kesiapan Jakarta sebagai kota global yang tidak hanya menawarkan infrastruktur modern dan aksesibilitas mutakhir, tetapi juga ekosistem pariwisata yang kaya dan inklusif — menjadikan Jakarta opsi destinasi MICE premium yang kompetitif di kawasan Asia.
Sinergi Pemerintah dan Swasta Perkuat Promosi Jakarta
Kepala Disparekraf Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata, menyambut positif inisiatif kolaboratif ini. Ia menilai, sinergi yang kuat antara sektor publik dan swasta menjadi akselerator penting dalam memperluas jangkauan promosi pariwisata dan bisnis Jakarta di panggung global.
Andhika menuturkan bahwa melalui program MICE Familiarization Trip ini, Disparekraf ingin menghadirkan pengalaman yang lebih personal dan berkesan kepada para pelaku industri MICE internasional. Menurutnya, Jakarta memiliki kombinasi lengkap antara infrastruktur modern, kekayaan budaya, dan hospitality kelas dunia yang sangat potensial untuk pasar meeting dan incentive.
Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Disparekraf DKI Jakarta, Lucky Wulandari, turut menekankan pentingnya pendekatan berbasis pengalaman untuk membangun reputasi dan citra positif Jakarta di mata pasar global secara berkelanjutan. Ia menyebut, kolaborasi antara industri hospitality dan pemerintah menjadi langkah strategis memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi MICE internasional. Melalui pengalaman langsung seperti ini, para buyer dan pelaku industri dapat melihat bahwa Jakarta unggul bukan hanya dari sisi fasilitas, tetapi juga kekayaan budaya dan atraksi yang memberi pengalaman berbeda bagi delegasi internasional.
Sementara itu, pihak manajemen The St. Regis Jakarta menambahkan bahwa pengalaman langsung yang dirasakan peserta selama mengikuti Familiarization Trip akan menjadi cerita dan promosi yang autentik. Mulai dari menikmati wisata kota, heritage experience di Kota Tua, hingga aktivitas budaya seperti membatik, seluruh rangkaian ini menunjukkan bahwa Jakarta memiliki atraksi beragam yang relevan bagi pasar MICE internasional.
Buka Peluang Investasi dan Konferensi Global
Penyelenggaraan MICE Familiarization Trip ini diharapkan mampu mempererat hubungan kemitraan strategis jangka panjang dengan para pengambil kebijakan event regional. Lebih jauh, momentum ini ditargetkan dapat membuka peluang investasi pariwisata yang lebih luas, sekaligus menarik lebih banyak penyelenggaraan konferensi, eksibisi, dan kegiatan korporat berskala global ke Jakarta di masa mendatang.
Langkah kolaboratif antara Disparekraf Provinsi DKI Jakarta dan The St. Regis Jakarta ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam terus memperkuat ekosistem pariwisata MICE, sekaligus mengukuhkan posisi Jakarta sebagai destinasi bisnis dan wisata premium yang kompetitif di kawasan Asia.
(Disparekraf Provinsi DKI Jakarta / The St. Regis Jakarta)


