RUPAT BERANTASPOS– Aksi pencurian kembali meresahkan warga Kecamatan Rupat. Kali ini, dua unit mesin alat pertanian jenis traktor (mesin bajak sawah) milik Kelompok Tani Mualaf dilaporkan hilang digasak maling di Jalan Poros Hasyim AR, Desa Pangkalan Pinang, Kabupaten Bengkalis.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Selasa 9 April, 2026, di hari yang berbeda dalam satu pekan. Mesin bermerek Myanmar Kabota berbahan bakar diesel itu merupakan bantuan pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Akibat kejadian tersebut, pihak pengurus kelompok tani mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp38.000.000.
Di lokasi kejadian, ditemukan barang bukti berupa sepasang sandal yang diduga milik pelaku. Temuan tersebut kini menjadi petunjuk awal dalam proses penyelidikan.
Salah satu pengurus Kelompok Tani Mualaf, Muhammad Syopri yang akrab disapa Walet, mengungkapkan pihaknya akan segera melaporkan kasus tersebut ke aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Rupat guna dilakukan proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami akan melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Tidak hanya kehilangan mesin, kami juga akan melaporkan kehilangan ternak lembu bantuan dari dana desa yang juga diduga digasak oleh kelompok pelaku yang sama,” ujar Walet dengan nada kesal, Senin (13/4/2026).
Menurutnya, aksi pencurian tidak hanya menyasar alat pertanian, namun juga hasil panen warga seperti karet yang kerap hilang dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini membuat masyarakat Desa Pangkalan Pinang semakin resah.
Warga berharap kepada Penjabat (Pj) Kepala Desa Pangkalan Pinang dan aparat terkait agar segera mengambil langkah tegas guna mengungkap pelaku serta meningkatkan keamanan lingkungan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian sektor Rupat belum memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut.
Editor : Nayani