Berantaspos.com
KEPULAUAN MERANTI – Kondisi infrastruktur jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, kembali menjadi sorotan setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan sejumlah guru harus berjalan kaki melewati jalan setapak berlumpur untuk menuju sekolah.
Video tersebut diunggah oleh sebuah akun di platform X. Dalam rekaman itu, tampak sejumlah tenaga pendidik berjalan menyusuri jalan yang terlihat berlumpur dan sulit dilalui kendaraan bermotor.
Dalam keterangan unggahannya, pemilik akun menyebut kondisi tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti. Para guru disebut harus melewati medan yang cukup berat untuk menjalankan tugas mengajar di sekolah.
“Miris!! Guru di Kepulauan Meranti harus melewati medan berat agar bisa ke sekolah untuk mengajar,” tulis akun tersebut.
Unggahan video itu kemudian mendapat beragam tanggapan dari warganet. Sebagian menyampaikan kritik terhadap kondisi infrastruktur, sementara lainnya memberikan dukungan dan semangat kepada para guru yang tetap menjalankan tugas di tengah keterbatasan akses.
Salah seorang warganet mempertanyakan kondisi pembangunan di wilayah tersebut dengan komentar bernada kritik.
“Seharusnya jalan itu harus diutamakan, penting buat rakyat beraktivitas cari makan dan sebagainya,” tulis akun Warna-warni.
Warganet lainnya menilai perjuangan para guru tersebut sebagai bentuk pengabdian kepada negara. Namun, ia juga mempertanyakan apakah terdapat akses jalan lain yang lebih layak menuju sekolah.
“Itu namanya pengabdian kepada negara. Tetap semangat guru di pedesaan. Tapi apakah tidak ada jalan yang bagus menuju ke sekolah, atau itu jalan satu-satunya menuju ke sekolah?” tulis Satriadi Dedi.
Dukungan juga disampaikan warganet lainnya yang mendoakan agar para tenaga pendidik tersebut tetap diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas.
“Semoga langkahmu menjadi berkah, Bapak dan Ibu guru yang hebat dan kuat demi anak bangsa ini. Mudah-mudahan senantiasa dianugerahi Allah SWT nikmat berupa kesehatan dan teruslah berjuang. Semangat,” tulis Inarafina.
Kondisi tersebut memunculkan harapan dari masyarakat agar pemerintah, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, dapat memberikan perhatian terhadap persoalan infrastruktur di Kepulauan Meranti, khususnya akses jalan menuju kawasan pendidikan dan permukiman masyarakat.
Perbaikan akses jalan dinilai penting tidak hanya untuk menunjang aktivitas para guru dan pelajar, tetapi juga mempermudah mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Hingga berita ini diterbitkan, Berantaspos.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terkait lokasi dalam video, kondisi akses jalan tersebut, serta langkah pemerintah dalam menangani persoalan infrastruktur yang dikeluhkan masyarakat.
Editor: Nayani